Dana Pendukung adalah lapisan pelindung tambahan yang didesain untuk membantu investor mengelola risiko selagi menyalin strategi trading. Tujuan utamanya adalah menopang strategi yang aktif di saat market bergerak tiba-tiba atau tak terduga, memberi waktu agar strategi pulih dan menghindari posisi ditutup walau tidak perlu.
Dana Pendukung bersifat opsional dan hanya bisa ditambahkan di awal menyalin strategi Trader.
Berapa Jumlah Dana Pendukung yang Sebaiknya Ditambahkan?
Jumlah Dana Pendukung yang disarankan setidaknya 40% dari jumlah investasi minimum.
Saat menambah Dana Pendukung, investor akan melihat pesan risiko berdasarkan jumlah:
- 0%–19% – Pesan berwarna merah. Mengindikasikan risiko tinggi. Dana mungkin tidak mencukupi untuk melindungi investasi selama volatilitas.
- 20%–39% – Pesan berwarna kuning. Mengindikasikan risiko menengah. Dana menawarkan perlindungan parsial tapi mungkin tidak sepenuhnya pulih dari fluktuasi market yang kuat.
- 40% ke atas – Pesan berwarna hijau. Mengindikasikan level Dana Pendukung yang ditambahkan sesuai rekomendasi, menawarkan perlindungan lebih bagus terhadap ayunan market.
Memiliki Dana Pendukung membantu mengurangi risiko stop-out di awal periode volatil, berpotensi memungkinkan kinerja jangka panjang yang lebih bagus.
Apa Arti "ON HOLD" di Area Investor?
Kalau ekuitas investasi mencapai nol, statusnya akan menjadi “ON HOLD”.
Status ini berarti:
- Investor tidak otomatis diberhentikan langganannya dari trader.
- Investor punya dua opsi:
- Depositkan dana tambahan lebih banyak untuk lanjut menyalin trader.
- Stop menyalin strategi sama sekali.
Status ini memungkinkan investor memutuskan apakah mereka meyakini strategi berpotensi pulih atau lebih memilih exit.
Contoh: Mengapa Dana Pendukung Penting Sekali
Bayangkan investor mendeposit $100 untuk menyalin trader.
- Kalau strategi trader menghadapi drawdown sementara di market dan investor tidak punya Dana Pendukung, ekuitas mungkin mencapai nol lalu investasi akan ditandai “ON HOLD”.
- Investor harus memutuskan: menambah dana lagi atau stop menyalin.
Sekarang bayangkan investor yang sama menambah $40 sebagai Dana Pendukung (yang berarti 40% dari investasi).
- Kalau market drop, Dana Pendukung bisa memulihkan kerugian, menjaga posisi tetap terbuka.
- Kalau market nantinya pulih, investor terhindari dari kerugian yang tidak perlu dan bahkan mungkin profit.
Dana Pendukung berperan sebagai penyangga, memberi lebih banyak fleksibilitas dan waktu kepada investor agar bisa pulih dalam kondisi volatil.